Dalam sebuah langkah penting bagi Major League Soccer, LAFC memecahkan rekor transfer sebelumnya dengan mengakuisisi Son Heung-Min dari Tottenham Hotspur dengan biaya yang dilaporkan sebesar $26,5 juta. Kesepakatan ini menjadikan Son sebagai transfer masuk termahal dalam sejarah MLS, melampaui rekor sebelumnya yang dibuat oleh akuisisi Emmanuel Latte Lath oleh Atlanta United awal tahun ini.
Pemain internasional Korea Selatan ini tiba di Los Angeles setelah satu dekade yang produktif di Liga Primer Inggris, di mana ia menjadi legenda Tottenham dan secara konsisten menempati peringkat di antara ancaman serangan terbaik liga.
Penandatanganan ambisius LAFC ini dipandang sebagai tonggak penting bagi liga, menandakan semakin kuatnya posisinya di panggung sepak bola global. Son diharapkan memainkan peran penting dalam lini serang LAFC, memanfaatkan kekayaan pengalamannya dan kemampuannya yang terbukti dalam menciptakan dan mencetak gol saat ia memulai babak barunya di California Selatan.
Emmanuel Latte Lath adalah pemegang rekor sebelumnya, bergabung dari klub Championship Middlesbrough dengan biaya yang dilaporkan sebesar $22 juta.
Para bintang klub, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun, sangat antusias dengan akuisisi yang memecahkan rekor ini.
“Melihatnya datang ke MLS, ini sangat bagus untuk liga, untuk kota ini, untuk klub, dan juga bagus untuk tim kami karena dia adalah contoh yang baik. Ada banyak hal yang bisa dipelajari darinya, jadi saya berharap dia akan memberikan dampak yang sangat besar,” ujar kiper LAFC, Hugo Lloris, yang menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Son di Tottenham, kepada para wartawan sebelumnya.
“MLS adalah liga yang sangat kuat dan kompetitif, yang terus berkembang setiap hari. Perekrutan ini jelas akan semakin memperkuat liga, memberikan struktur yang lebih baik. Dia memiliki CV yang sangat bagus dan banyak pengalaman. Dia akan sangat membantu LAFC,” ujar mantan bek LAFC tersebut.